Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

KYAI JAZULI SYAFA` SANG INSPIRATOR YANG VISIONER

Gambar
  Alm. Kyai Ahmad Jazuli Syafa` Ketua MWCNU Kecamatan Larangan Perioe 2005-2010 KYAI JAZULI SYAFA` SANG INSPIRATOR YANG VISIONER (Sebuah Catatan Singkat Tentang Kiprah Dan Perjalanan Dakwah Beliau Yang Patut Dijadikan Teladan) Di atas tanahmu kini banyak tangan menengadah, berdoa. Memohonkan Ampunan Atas Kekhilafan, Memohonkan Diterima dan dibalasnya Amal Amal Baikmu, Dan ditempatkan ditempat yang mulia bersama dengan kekasih-kekasih Allah disana. Setelah diberi umur yang cukup panjang, Setelah menghirup udara selama lebih dari 60 tahun, Setelah berjuang melawan sakit yang diderita, Akhirnya engkau tinggalkan Dunia ini untuk selamanya. Engkau sudah banyak berbuat, Kader-kadermu begitu banyak, Murid-muridmu tersebar dimana-mana, Mereka merasa kehilangan atas kepulanganmu, tersebab begitu banyak manfaat yang mereka terima darimu. Itu semua amal jariyah untukmu, sebagai bekal perjalanan panjangmu.   Yang Aku Tahu... Engkau adalah Bapaknya santri brebes Yang menimba ilmu di pondok...

Kisah Teladan Gus Mus "Proposal untuk Pejabat"

Gambar
  Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat Oleh KH Yahya Cholil Staquf “Abahmu pernah rasan-rasan, kepingin merenovasi langggar”, kata paman saya, Kyai Mustofa Bisri, “tapi sampai meninggalnya belum kesampaian”. Saya tercenung. Itu bukan kalimat sharih, tapi mafhumnya jelas: perintah. Dan perintah yang musykil. Betapa tidak? Saya tidak punya uang. Dan saya bukan profesional dalam bidang tertentu yang dapat menghasilkan uang –saya baru saja “memensiunkan diri” dari profesi politik dan belum menemukan profesi penggantinya. Hanyut dalam cara berpikir yang “normal” dari seorang “gus kontemporer” seperti saya, segera muncul dalam benak saya gagasan untuk mencari bantuan dari sumber-sumber yang paling populer di kalangan pondok pesantren dewasa ini, yaitu para aktor pemangku kepentingan politik, khususnya pejabat-pejabat pemerintahan. Dan saya merasa punya keunggulan dalam hal itu, mengingat saya pernah aktif dalam politik hingga ke puncak arena permainannya (menjadi Juru Bicara Presiden...

Lirik Ya Lal Wathon Ciptaan KH Abdul Wahab Chasbullah Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan

Gambar
Berikut lirik Ya Lal Wathon ciptaan KH Abdul Wahab Chasbullah yang biasa dinyanyikan organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai informasi, Ya Lal Wathon diciptakan KH. Abdul Wahab Chasbullah pada tahun 1916. Saat itu berdiri organisasi gerakan bernama Syubanul Wathan. Lagu ini kemudian diijazahkan oleh (alm) KH. Maemon Zubair Tahun pada tahun 2012. Berikut lirik lengkap tulisan Arab, latin dam terjemahannya. Syubanul Wathan atau Ya Lal Wathon ياَ لَلْوَطَنْ ياَ لَلْوَطَن ياَ لَلْوَطَنْ Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon   حُبُّ الْوَطَنْ مِنَ اْلإِيمَانْ Hubbul Wathon minal Iman   وَلاَتَكُنْ مِنَ الْحِرْماَنْ Wala Takum minal Hirman   اِنْهَضوُا أَهْلَ الْوَطَنْ Inhadlu Alal Wathon اِندُونيْسِياَ بِلاَدى Indonesia Biladi   أَنْتَ عُنْواَنُ الْفَخَاماَ Anta ‘Unwanul Fakhoma كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْماَ Kullu May Ya’tika Yauma   طَامِحاً يَلْقَ حِماَمًا Thomihay Yalqo Himama Pusaka Hati Wahai Tanah Airku Cintamu dalam Imanku Jangan Halangkan Nasibmu B...

Kyai As'ad dan Kyai Mahrus Tak Takut Malaikat demi Tidak Menjabat"

Gambar
Kyai As'ad dan Kyai Mahrus Tak Takut Malaikat demi Tidak Menjabat" Simbah Kakung (Gus Mus) pernah bercerita bahwa NU dulu punya tradisi selalu berebut menolak untuk memegang jabatan. Kyai Bisri dan Kyai Wahab menolak menjadi Rais Akbar karena ada Kyai Hasyim Asy’ari. Sepeninggal Kyai Hasyim, keduanya menolak, terlebih kyai lainnya. Saat Kyai Wahab Hasbullah akhirnya bersedia, itu pun dengan konsensus Rais Akbar diganti dengan istilah Rais Am. Saat Kyai Wahab Hasbullah sakit sepuh, muktamirin sepakat menunjuk Kyai Bisri Syansuri sebagai pengganti. Namun beliau tetap menolak, menurut Kyai Bisri selama masih ada Kyai Wahab, meski beliau sakit dan hanya bisa sare-an (tiduran) saja, beliau tidak akan bersedia mengganti. Sepeninggal Kyai Wahab Hasbullah, maka Kyai Bisyri Syansuri menjadi Rais Am. . Dan beberapa tahun kemudian beliau wafat. Para Kyai sepuh berembuk memilih pengganti. . Saat itu, Kyai As’ad Syamsul Arifin yang ditunjuk untuk menjadi Rais Am dengan tegas menolak karena...